Logo MOney Smart

Cara Cerdas Generasi Millennial Membangun Bisnis

“Kesuksesan adalah guru yang ‘jelek.’ Hal itu justru membuat orang-orang cerdas berpikir bahwa mereka gak mungkin gagal”  Bill Gates (dikutip dari moneysmart.id)

Sumenep adalah salah satu kabupaten di Jawa Timur yang menyimpan sumber daya alam yang melimpah. Saya sangat bersyukur terlahir di kabupaten ini. Selain kekayaan sumber daya alam rupanya kabupaten ini memiliki ratusan pengrajin mulai dari furniture, kain batik, hingga keris. Tak heran bila tahun kemaren Kabupaten Sumenep dinobatkan sebagai Kota Keris. Setiap hasil karya yang diciptakan memiliki ciri khas dan makna, sebagai contoh home industry batik

Para pengrajin menjadikan usaha batik sebagai sumber penghasilan utama, oleh karena itu hidup mereka sangat bergantung pada hasil penjualan usaha tersebut. Namun seiring perkembangan zaman, penjualan batik semakin hari semakin menurun karena tidak adanya wadah penjualan dari UMKM. Oleh karena itu, kami sebagai anak muda dari tahun 2017 mulai menghidupkan kembali semua UMKM melalui pelatihan dan inovasi kepada para pengrajin. Tahun 2017 lalu kami berkunjung ke salah satu pengrajin batik di daerah Kandangan Sumenep, dan sedikit bercerita dengan salah satu pengrajin. 

“Penjualan sekarang sudah menurun mas, salah satunya karena kita kesusahan dalam memasarkannya, paling cuma memasarkannya di penjual pasar” ungkap salah satu pengrajin. “Selain itu apa yang dikhawatirkan pak?” tandas saya. “dari segi pemasaran kita kalah dengan produk luar yang masuk ke daerah kita, harusnya kan kita yang menjadi produsen, karena kain batik kita punya ciri khas.” jawab pengrajin. 

Dari percakapan itu kami menyimpulkan bahwa sebuah bisnis tidak akan berkembang bila strategi pemasarannya tertinggal. Kami bersepakat untuk menghimpun media pemasaran produk UMKM tersebut dengan membangun sebuah marketplace khusus produk daerah kami. Kami ingin membantu para pengrajin agar tersenyum kembali, dan “kami berharap startup ini akan terus berkembang menjadi Marketplace UMKM Terbesar di Indonesia”

Salah Satu Home Industri Batik "Labatik.id"

Hal ini menjadi sebuah tantangan bagi saya, dimana sejatinya membangun sebuah bisnis startup tidak semudah membalikkan telapak tangan, perlu adanya perencanaan hingga pengimplementasian yang startegic agar semuanya tidak hanya menjadi wacana. Untuk itu, saya belajar dari referensi atau petunjuk membangun bisnis ala generasi millennials. 

Terdapat 3 kunci utama yang perlu diperhatikan guna membangun sebuah bisnis seperti meningkatkan kualitas diri, membangun tim bisnis, serta melakukan perencanaan strategi bisnis. Ketiga kunci utama tersebut akan saya bahas dalam artikel ini. Sebelum membentuk tim, kita mulai dari diri sendiri terlebih dahulu, bagaimana bisa kita memimpin sebuah tim kalau diri kita sendiri tidak bisa dikontrol. Biasanya karyawan atau partner akan senantiasa mengikuti apa yang dicontohkan oleh kalian sebagai leader. Untuk itu, mulailah perbaiki diri sendiri terlebih dahulu.

Karakter

Mulai dari Diri Sendiri

Perbaiki diri mulai dari hal kecil seperti merencanakan setiap kegiatan, berpikir secara terbuka, tidak mudah menyerah, selalu belajar, fokus pada tujuan dan bekerja keras.

Membangun Tim Bisnis

Bisnis yang sukses tidak akan jauh dari kerjasama tim yang solid dan kompak. Oleh karena itu yang paling penting dalam perkembangan bisnis adalah Tim Solid. 

Rencana Strategi Bisnis

Rencanakan Strategi Bisnis

Setelah mendapatkan tim yang solid, tinggal bagaimana melakukan strategi bisnis sesuai dengan fenomena internet sekarang. Mulai dari perencanaan, pengimplementasian, dan evaluasi. 

Mulai dari diri sendiri

"Tingkatkan kualitas diri dengan mental kuat, kerja keras dan pandangan visioner"

Kualitas dan Sikap Diri

Kualitas dan sikap diri adalah sesuatu hal yang perlu ada dalam diri seorang pebisnis atau pendiri. Kualitas diri akan mencerminkan strategi dan kondisi pengambilan keputusan dalam suatu organisasi perusahaan. apabila kebiasaan baik sudah kita tanamkan dalam diri maka peluang sukses dalam memimpin organisasi akan tercapai. 

Rencanakan Setiap Kegiatan

Sebelum membentuk sebuah tim bisnis, sebaiknya kita awali dari diri kita sendiri. Agar pada saat menjadi seorang leader, kalian akan terbiasa. Mulai dari hal sederhana yakni menata hidupmu seperti melakukan perencanaan pada setiap kegiatan yang akan kalian lakukan.

Selain itu coba kalian atur semua pengeluaran dengan cerdas, memilah mana yang diprioritaskan dan yang bisa dikurangi. Kalau perlu lakukan analisis terhadap semua biaya pengeluaran, bedakan mana biaya tetap dan biaya tidak tetap. Sehingga dirimu akan terbiasa bagaimana mengelola keuangan bisnis guna pengambilan keputusan.

Disiplin Terhadap Tanggung Jawab

Menjadi seorang pemimpin disebuah organisasi bisnis perlu adanya tanggung jawab terhadap pekerjaan. Untuk melatih itu coba mulai dari hal kecil dengan disiplin terhadap kegiatanmu sehari hari, kalau punya tagihan coba bayar sebisa mungkin tepat waktu.

Selain tepat waktu, cara melatih kedisiplinan yakni dengan konsisten melakukan sesuatu sesuai target, jadi jangan pernah menyianyiakan waktu. Kalau ada pekerjaan, segera selesaikan.

 Tidak Mudah Menyerah dan Terbuka

Dalam sebuah tim tentu akan banyak sekali pendapat dari anggota, jadi kalian perlu melatih diri agar tidak ego dan merasa dirinya paling tahu. Coba serap semua masukan dari berbagai pihak untuk menentukan langkah untuk strategi kedepan. Yang perlu anda ingat adalah bisnis akan stuck atau bangkrut bila kalian gak peduli dengan masukan orang lain. 

Berani Mengambil Risiko di Usia Muda

Rata-rata orang yang sukses diusia muda karena mereka berani lebih dulu mengambil risiko dan berani memulai. Sebagai contoh seorang Bos Apple, dia berani mempertaruhkan masa kuliahnya demi mewujudkan sesuatu hal yang ia yakini akan menjadi besar. Dan sekarang Apple menjadi brand besar! Namun karena tekad serta usahanya yang kuat semua menjadi tercapai.

Jangan pernah jadikan risiko sebagai batasan untuk terus mencoba dan berkarya. 

Pasang dan Fokus Pada Target

Harus ada target yang ingin dicapai untuk sukses, pasang target jangka pendek, menengah hingga jangka panjang terhadap capaian dalam hidupmu. Bila kalian terbiasa dengan target maka akan lebih fokus dalam bekerja. Adanya target juga akan menjadikan hidupmu lebih memprioritaskan dan mengabaikan hal hal yang dirasa kurang penting. 

Dalam setiap target yang telah dilalui atau bahkan target yang tidak dicapai maka dirimu akan terus tertantang sehingga tidak mudah putus asa. 

 

Evaluasi dan Intropeksi Diri

Setelah melakukan perencanaan dan action, maka langkah terakhir yakni evaluasi terhadap apa yang telah kalian kerjakan, belajar dari setiap kesalahan lalu dan perbaiki. Selain melakukan evaluasi, tentu kalian harus melakukan intropeksi terhadap diri sendiri, kira kira apa dan mengapa anda melakukan kesalahan itu? apakah karena anda terlalu ambisius ataupun tekanan?  

Pengembangan Diri

Sebagai seorang mahasiswa pengalaman dibidang bisnis masih kurang. Namun apakah bisa seorang mahasiswa seperti saya membangun bisnis startup bisa sukses? Nah MoneySmart.id punya tips tentang Cara Memulai Bisinis Untuk anak kuliahan dari Nol Hingga Sukses. Tips ini bisa kalian terapkan dari sekarang.

Magang

Kemampuan bisnis seorang mahasiswa seperti saya terbilang masih minim, untuk itu coba magang di sebuah perusahaan untuk mempelajari bagaimana seorang pemimpin perusahaan melakukan strategi bisnis, coba perhatikan dan bisa kalian terapkan pada saat memulai sebuah bisnis. 

Tak hanya ilmu berbisnis, dalam kegiatan magang kalian juga akan dituntut sebagai pekerja dimana kalian akan merasakan bagaimana menjadi seorang karyawan. Untuk itu kalian akan mengetahui bagaimana kondisi seorang karyawan, sehingga pada saat kalian memulai bisnis tentu akan lebih memahami karyawan anda guna membangun budaya startup. 

Belajar Pada Ahlinya

Memang kalian bisa mempelajari semua ilmu melalui youtube dan lainnya. Namun akan lebih baik bila kalian belajar langsung kepada ahlinya, sehingga kalian akan berhadapan langsung dengan kasus yang pernah ahli tersebut temui dilapangan. 

Misalnya kalian bingung bagaimana cara memasarkan produk melalui online, tentu kalian harus belajar pada ahlinya, bagaimana komposisi yang bagus dalam pengiklanan online. 

Cari Mentor Terbaik

Selain mencari ahli dalam beberapa bidang ilmu, kalian juga perlu menemukan mentor terbaik guna memotivasi dirimu untuk menjadi lebih baik dan mengembangkan bisnismu kelak. Alangkah baiknya bila mentormu adalah orang yang sukses dalam bidang yang kalian inginkan. 

Mentor tak hanya memotivasi kalian melainkan juga mengarahkan dan mendorong menuju kesuksesan. Mintalah saran yang membangun guna kelancaran bisnismu kelak. Belajar dari pengalaman beliau selama memulai bisnis dari nol. Jangan sampai kesalahan beliau diulang kembali oleh kalian. Selain itu, kalian juga bisa memanfaatkan mentormu untuk menjalin relasi dengan teman atau sahabat mentormu itu. 

Ikut Seminar dan Workshop

Sebagai seorang yang awam dalam dunia bisnis, seharusnya kalian menambah ilmu dengan mengembangkan potensimu. Coba ikutilah seminar yang dapat memotivasimu dalam menjalankan bisnis. 

Namun bila kalian ingin belajar dengan lebih detail ke arah teknis sebaiknya kamu mengikuti workshop atau  pelatihan, disana kalian akan dibimbing secara langsung oleh trainer yang berpengalaman dibidangnya. Selain mendapatkan ilmu, dalam acara tersebut mungkin kalian akan mendapatkan banyak relasi yang memiliki bakat yang sama denganmu. 

Membangun Tim Bisnis Yang Solid

Jika kita adalah satu tim yang baik dan tahu apa yang ingin kita lakukan, satu orang saja dari kita bisa mengalahkan sepuluh kompetitor kita. (Jack Ma - Alibaba Group)

Keadaan sebuah perusahaan akan sangat bergantung pada tim yang solid dan kompak dalam mencapai sebuah kesuksesan bisnis. Tak bisa di pungkiri berhasilnya sebuah bisnis adalah karena adanya tim yang solid. Menurut Gregory Ciotti dari HelpScout membangun tim adalah bagaimana membentuk, memotivasi dan menjaga kebahagian sebuah tim seperti yang dikutip dalam sebuah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia dalam artikelnya tentang Kunci Bangun Tim Solid Agas Bisnis Cepat Sukses, dan simak ulasannya..

Tahap Pengenalan

Tak Kenal, Maka Tak Sayang

Sebelum memilih rekan kerja atau karyawan pastikan kalian sudah memahami cara membangun hubungan dengan karyawan yang tak hanya sekedar hubungan antara atasan dan bawahan melainkan lebih dari itu. Keberlangsungan bisnismu akan sangat bergantung pada karyawan (rekan kerja) yang akan membantumu dalam mengembangkan bisnis. Untuk itu kalian perlu mencari orang dengan tipe yang sesuai, berikut beberapa tipe orang yang mungkin bisa jadikan kalian referensi:

Memiliki Pengetahuan Luas

Seseorang yang memiliki pengetahuan luas akan cenderung mengetahui bagaimana menjalani sebuah proses. Mereka akan berpikir secara sistem dengan mempelajari seluk beluk bisnis dalam perusahaan sehingga kemungkinan besar bisnis proses dalam perusahaan akan berjalan dengan lancar. 

Apabila seseorang sudah berpikir secara sistem, biasanya ia akan memaparkan data yang sesuai. Sehingga kalian dapat memanfaatkan untuk menganalisis kesalahan berdasarkan data yang disajikan tersebut. 

Pekerja Keras

Seseorang yang memiliki rasa kerja keras tinggi biasanya memiliki karakter positif yang mumpuni dalam bekerja seperti tepat waktu, jujur, cekatan, bertanggung jawab, konsistensi dalam pekerjaan. 

Tipe orang yang memiliki sifat pekerja keras biasanya selalu tertantang dalam segala permasalahan yang dihadapi dalam perusahaan. Mereka tidak akan menyerah pada keadaan sampai menemukan solusi atau penyelesasian dari suatu permasalahan. 

Jujur

Percuma memiliki rekan kerja ataupun karyawan yang memiliki kemampuan tinggi tapi tidak memiliki sifat JUJUR. Di zaman sekarang sih sudah agak susah mencari orang dengan sifat seperti ini. Ada sih beberapa namun ketika dihadapi dengan segepok uang, sifat jujurnya hilang begitu saja hehe (godaan). 

Cara paling efektif yakni memberian pertanyaan menjebak atau permainan pada saat perekrutan. Pahami betul karakter orang dengan sifat seperti ini. Ada yang biasanya orang berbohong sesekali ada juga yang Pro, Pro disini artinya sudah sangat mahir membolak balikkan cerita. 

Dapat Bekerjasama

Bekerja sama adalah sesutu hal yang harus ada dalam sebuah kegiatan berbinis. Bisnis tidak akan pernah berkembang kalau hanya anda yang mengerjakan. Pilih tipe orang yang dapat bekerja sama dengan karyawan lain untuk saling bertukar pikiran, mengutarakan pendapat. 

Oleh karena itu, carilah tipe orang yang bisa saling membaur guna keberlangsungan sebuah bisnis.

Perhatikan Karakter Tim

Dalam sebuah organisasi bisnis kalian akan menemukan seseorang dengan kepribadian ekstrovert dan introvert, suatu kepribadian yang bertolak belakang. Dalam pandangan orang, kepribadian introvert memiliki sisi negatif lebih besar karena selalu menutup diri terhadap rekan kerjanya dan dianggap takut mengemukakan pendapat. 

Namun menurut riset, seperti yang dikutip dalam artikel MoneySmart, orang introvert juga dapat mencapai hal yang luar biasa salah satunya ide luar biasa. 

Nah kepribadian ekstrovert cenderung lebih terbuka dan mudah dalam mengungkapkan idenya, biasanya juga mudah naik pangkat. Namun bagaimana kalau semua karyawan adalah orang extrovert? Mungkin bakalan pecah ya diskusinya karena terlalu terbuka dan meluap- luap hehe. Jadi harus seimbang..

Posisikan Setiap Karakter
Sesuaikan Strategi Diskusi

Ganti Strategi Diskusi (Brainstorming ke Brainwriting)

Sebagai seorang pemimpin, kalian harus memahami kepribadian karyawannya seperti yang sudah disampaikan pada poin sebelumnya. Terus bagaimana untuk mengatasi itu? Coba ubah strategi diskusimu sesekali dengan menerapkan brandwriting. Agar semua karyawan dengan kepribadian (introvert dan ekstrovert) dapat mengungkapkan idenya dengan baik. 

Kalian bisa memanfaatkan aplikasi chat seperti whatsapp atau aplikasi pengembangan sendiri. Oh iya sebelum memulai diskusi dengan brainwriting pastikan kamu sudah memberikan beberapa peraturan untuk keberlangsungan diskusi agar tetap berjalan dengan lancar. 

Setelah semua ide terkumpul, maka sekarang kalian perlu melakukan kombinasi semua ide dengan menambahkan bumbu-bumbu agar menjadi lebih bagus. 

Menyusun strategi bisnis

“Rancangan bukan hanya bagaimana kelihatan dan rasanya. Rancangan itu soal bagaimana sesuatu bekerja.” (Steve Jobs)

Tahap perencanaan adalah sesutu hal yang kerap orang lupakan, padahal perencanaan merupakan pondasi yang harus kalian bangun terlebih dahulu agar bisnismu dapat tumbuh dengan pesat dan setiap keputusan akan lebih terarah sesuai target. Umumnya tahap perencanaan dapat dituangkan dalam sebuah bisnis plan. Perencanaan dimulai dari bagaimana memperoleh pendanaan, riset, latar belakang tujuan perusahaan hingga strategi pemasaran serta inovasi produk. Dikutip dari beberapa artikel kategori bisnis MoneySmart.id didapatkan ringkasan yang menurut saya strategi yang tokcer untuk keberlangsungan sebuah bisnis kedepan.

Strategi Bisnis

1. Lakukan Riset 

Apabila bisnismu sebuah marketplace, coba luncurkan terlebih dahulu versi beta guna mengetahui selera pasar, dan perilaku pengguna. Tak hanya soal selera pasar riset mengenai keberlangsungan bisnis terkait juga perlu dilakukan. Kira kira bagaimana bisnismu itu dalam beberapa tahun kedepan? 

Setelah mengetahui trend bisnis dalam bidang tersebut, pastikan strategi dalam mengatasinya sudah kalian siapkan. Jadi hasil riset ini dapat kalian gunakan sebagai analisis dan patokan untuk melakukan inovasi guna memperluas jaringan atau jangkauan bisnismu.

2. Tetapkan Tujuan Perusahaan

Tentukan tujuan perusahaanmu agar proses bisnismu berjalan sesuai arah target. Dengan tujuan yang jelas maka kalian dapat mengambil keputusan sesuai prioritas agar tujuan perusahaanmu cepat tercapai. 

Rancang tujuan jangka pendek, menengah hingga panjang. Untuk jangka pendek seperti tujuan pemasaran. Dengan adanya tujuan yang jelas diharapkan semua karyawan dapat fokus bersama sama dalam satu tujuan perusahaan. 

3. Perencanaan Pemasaran

Rencana pemasaran harus bersifat strategic dan efektif. Oleh karena itu gunakan media pemasaran yang sesuai dengan karakter pengguna (konsumen) bisnismu. Sebelum mengambil tindakan memilih strategi A, pastikan kalian memiliki bukti pendukung keputusan, jangan pernah mengandalkan insting atau opini melainkan coba gunakan data dengan Tool Analityc. 

Cobalah perhatikan kompisisi serta potensi pengguna apabila kalian memilih media pemasaran A. Oh iya, karena perilaku konsumen yang sifatnya berubah ubah, pastikan kalian selalu update dan tidak ada salahnya bila kalian memanfaatkan strategi viral marketing seperti yang dikutip di MoneySmart.

4. Mencari Relasi dan Pendanaan

Relasi atau networking adalah sesuau hal yang tidak boleh lepas dari pengembangan bisnis. Karena networking adalah salah satu hal terpenting dalam melakukan kolaborasi dalam hal pengembangan produk, jangkauan pasar serta kemajuan suatu bisnis. 

Relasi disini bisa orang yang diajak kerja sama untuk kolaborasi menciptakan sesuatu atau sebagai investor (seseorang yang menanamkan modal ke dalam bisnismu). Untuk mendapatkan pendanaan pastikan manajemen internal bisnis sudah terorganisir. Mulai dari laporan keuangan, standar kerja dan kelengkapan detail perusahaan. Sehingga kalian dapat mengajukan proposal dengan lengkap agar pengajuanmu bisa diterima.

5. Inovasi dan Catat Keuangan

Pencatatan keuangan secara detail harus kalian lakukan dalam bisnismu, laporan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan analisis budget sehingga dapat diketahui biaya yang tidak diperlukan. Selain berfungsi sebagai analisis internal, laporan keuangan juga dapat dijadikan sebagai bahan analisa bagi seorang investor atau pendanaan, apakah layak atau tidak mengalokasikan dananya kedalam bisnismu. 

Kata Jack Ma, Lupakan kompetisi dan Fokus pada Kebutuhan dan keinginan konsumenmu, Jangan memfokuskan pada pesaing melainkan fokus pada pelanggan. Artinya lakukan inovasi atas dasar kebutuhan konsumen. Kalian harus selalu berinovasi terhadap fitur dan value produkmu. 

 

6. Memanfaatkan Kecanggihan Teknologi

Di era sekarang perusahaan harus peka terhadap teknologi. Dengan memanfaatkan teknologi bisnismu akan cepat dikenal, mulai dari pemanfaatan social media, adsvertising sebagai sarana pemasaran. Atau penggunaan Big Data sebagai sistem informasi perusahaan sehingga semua bagian perusahaan dapat terintegrasi. 

Tak menutup kemungkinan bila kalian menggunakan strategi pemasaran dengan konten video, hal ini dikarenakan masyarakat lebih suka menonton video bila dibandingkan iklan teks. 

Jangan Menutup Diri!

Selalu baca dan pahami referensi artikel mengenai bisnis dan keuangan.

Minimnya pengetahuan dalam memulai sebuah bisnis akan berdampak pada kesalahan, sehingga menjadikan bisnismu salah arah. Padahal apabila kalian telah memiliki semua ilmunya, hal itu akan teratasi dan bisnismu akan berjalan dengan lancar. Oleh karena itu, salah satu cara yang dapat kalian lakukan dengan membaca dan mempelajari serta memahami semua artikel tentang dunia bisnis mulai dari Earn Money, Smart Money dan Lifestyle. Eits, tapi jangan sampai salah tempat ya, pastikan anda belajar di portal terpercaya yaitu MoneySmart.id, dengan beberapa kategori seperti:

Earn Money

Dalam kategori ini akan disajikan secara lugas mengenai dunia bisnis, karir, kerja sampingan dan inspirasi. 

Borrow Money

Selain mempelajari dunia bisnis kalian juga akan mendapatkan penyajian konten tentang dunia pinjaman, kartu kredit serta utang. Semuanya tersaji dengan terpercaya.

Gadget

User Interface: Responsive & User Friendly

Selain kelebihan dari sisi konten, MoneySmart memiliki tampilan yang menjadikan pengguna betah membaca artikel yang disajikan. Penempatan menu dan navigasi yang tepat menambah pengalaman membaca semakin baik. 

Smart Money

Sebagai salah satu portal keuangan terbesar, MoneySmart menyajikan artikel yang berkaitan dengan dunia investasi, tabungan, budgeting hingga asuransi.

Lifestyle

Sebelum kalian bersenang-senang, coba baca dulu artikel tentang dunia lifestyle agar kalian lebih teredukasi dan teliti dalam setiap pengeluaranmu. 

Kesimpulan: Membangun sebuah bisnis harus dimulai dari diri kita sendiri, kembangkan bisnismu bersama tim yang kalian percayai untuk ikut mengembangkan menuju kesuksesan. Fokus pada kebutuhan pelanggan bukan kepada pesaing. Sebuah Kesuksesan bukan hanya tentang seberapa besar profit yang didapatkan perusahaan tapi seberapa banyak orang yang terbantu dan tersenyum guna apa yang telah kita berikan. Sebagai anak muda, kita harus peka terhadap lingkungan! Masyarakat membutuhkan kemampuanmu, tunjukkan kita sebagai generasi Millennials bisa! #MoneySmartMenginspirasi

Logo MOney Smart

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

6 KOMENTAR

  1. Mantappp, siap memulai bisnis. Thx mang

  2. Bagus, menarik, cukup memberikan manfaat untuk saya
    Sukses dan tetap memberikan informasi yang bagus dan menarik

  3. Mantul informasinya jelas sekali

Masukkan Balasan

*