Liburan dengan Menjelajah Wisata Lombok

Liburan dengan Menjelajah Wisata Lombok

Sebagai seorang freelancer, keseharianku penuh dengan berbagai tantangan dan deadline. Bekerja mulai dari pagi hari hingga larut malam adalah rutinitas yang aku lakukan. Menjadi freelancer desain, program dan tulisan membutuhkan waktu, tenaga serta konsentrasi yang tinggi.

Setiap hari, saya harus menghadapi berbagai macam karakter klien. Terkadang ada klien yang selalu minta revisi padahal saya sudah melakukan sesuai dengan apa yang mereka minta, bahkan setelah direvisi malah minta diubah kembali ke hasil yang sebelumnya. Terkadang ada karakter klien yang gopohan bahkan sampai marah-marah.

Oleh karena itu, saya pun memutuskan untuk berlibur sejenak guna menenangkan pikiran yang selalu disibukkan dengan pekerjaan dan menghadapi klien setiap hari. Saya dan teman memutuskan untuk berlibur ke Lombok.

Perjalanan Ke Lombok

Perjalanan menuju kota lombok kami awali dari kota surabaya melalui Bandara Internasional Juanda. Tepat jam 6.30 kami sampai di Bandara sebari menunggu kedatangan penerbangan kala itu. Jadwal penerbangan pesawat saya yaitu jam 7.10 dan diprediksi sampai di Lombok pada jam 9.00 Setelah penantian sekitar 30 menit, kami pun check in untuk langsung masuk ke pesawat.

Bagi anda yang ingin bepergian agar lebih tenang tanpa antri membeli tiket pesawat, saya menyarankan agar membeli tiket secara online. Anda bisa mendapat tiket pesawat ke Lombok melalui pegipegi. Mengapa? Karena banyak sekali fitur menarik seperti refund, online checkin, travel insurance dan pay later.

Fitur refund dapat digunakan apabila ingin membatalkan jadwal penerbangan, sehingga uang kita akan dikembalikan ke rekening yang kita masukkan saat mengisi formulir refund. Selain itu, kamu dapat melakukan check in online tanpa harus mengantri saat dibandara.

Adanya travel insurance yang disediakan membuat perlindungan maksimal dengan proses klaim yang mudah untuk kenyamanan pengalaman perjalanan Anda. Tak hanya itu anda dapat melakukan penerbangan atau travelling dengan membayar kemudian 🙂

Sehari Sebelum Menjelajah

Tepat jam 9.15 kami tiba di Bandara Internasional Lombok, sedikit telat dari yang diperkirakan. Lalu kami menuju ke tempat penginapan terlebih dahulu untuk beristirahat dan esok paginya langsung menuju ke tempat wisata 🙂

2. Tiba Di Hotel Novotel Lombok

Sesampainya di tempat penginapan, kami langsung disuguhkan dengan pemandangan atau view hotel yang menakjubkan. Konsepnya berbeda dengan hotel biasanya, hamparan pasir dan desir ombak dekat penginapan seolah olah mengajak kami untuk segera menyambanginya.

3. Keindahan Novotol Lombok

Sebuah pemandangan yang benar-benar eksotis. Meskipun cuaca cukup terik, tidak menyurutkan niat kami untuk menikmati pemandangan itu. Selain pemandangan, pelayanan penginapan yang sangat baik membuat kami sangat nyaman berada berlama-lama ditempat tersebut.

4. Keindahan Pantai di Hotel

Setelah mendekati, ternyata pemandangannya bener-bener indah, diluar dugaan. Lautan biru menghampar luas dengan pantai yang terjaga kebersihannya, memberikan kesan baik bagi pelancong seperti kami. Wajar saja bila banyak bule yang mau berwisata ke kota lombok.

Bukit dan Pantai Seger

Bukit dan pantai seger menjadi tujuan pertama petualangan kita kali ini. Begitu kami sampai di pantai seger, kami pun langsung diserbu oleh para anak kecii penjual souvernir. Untuk sampai ke pantai ini kami berjalan kaki sedikit. Pemandangan utama yang diunggulkan di pantai ini yaitu sunset.

5. Mandalika

Untuk mendapatkan pemandangan sunset, kita harus naik ke bukit pada waktu yang tepat. Ya karena kami datang kesini pagi jadi agak sedikit nyesal sih hehe. Tapi, setelah kita mencoba naik ke bukitnya ternyata pemandangannya juga sangat bagus loh.

6. Bukit Sheker

Beberapa bukit berjejer seakan mengelilingi kami, selain bukit. ditempat ini terdapat patung mandalika. Konon dari sejarahnya dulu hidup seorang putri yang bernama mandalika yang menenggelamkan diri dilaut. Untuk mengenang cerita itu, dibuatlah patung putri mandalika yang seolah dikejar oleh beberapa pangeran.

Kampung Ende Suku Sasak

Tempat kedua yaitu kampung ende, sesampainya disana kami disambut oleh para pemandu yang siap sedia, padahal kami tidak booking mereka sebelumnya 🙂 Di kampung itu kami disuguhkan dengan pemandangan kampung dengan tradisi yang masih mengakar dari para leluhurnya.

7. Kampung Ende

Memiliki luar sekitar 1ha, kami mengitari kampung itu tidak membutuhkan waktu yang lama. Berjejer rumah beratapkan alang-alang yang menjadi ciri dari suku sasak tentu menjadi sebuah pemandangan yang cukup menarik bagi wisatawan khususnya kami.

8. Aktivitas Kampung Ende

Pertunjukan ciri khas dari suku sasak dipertontonkan dikampung itu, kami pun mencoba alat yang digunakan para pakembar. Sebuah pertunjukan yang memperlihatkan pertarungan nyali dan ketangkasan lelaki  suku sasak.

Ya begitulah keseruan saya berlibur, cukup puas dan dapat menghilangkan stress setelah bekerja. Terima kasih 😉

Masukkan Balasan

*